Friday, July 27, 2018

Hari sebelum menikah

Aku yang menulis ini tepat 17 hari sebelum pernikahan
Sebelum janji sakral kami ucapkan
Tiba-tiba di suatu malam aku kembali memikirkan
Menanyai diri mengenai banyak hal
Introspeksi
Setelah ini aku akan memasuki kehidupan baru
Kehidupan yang terkotak-kotak dengan banyak aturan juga kewajiban
Itu dalam fikiranku
Entah, aku belum melewati masa itu
Pipiku basah
Ada sedikit sesak
Apa aku takut jika aku tak bisa lagi menjadi anak-anak
Apa aku takut jika aku tak bisa lagi berkehendak
Ah penakut
Aku memang sedang berkhayal
Tentang kehidupan pasca pernikahan
Lantas muncul kekhawatiran
Bagaimana dulu aku seyakin itu dalam memutuskan
Jika sekarang aku dihampiri keraguan
Aku akan menjadi seorang istri, menjadi seorang ibu nanti
Tak pantas lagi mengeluh, tak pantas lagi bikin kisruh
Air mataku menetes lagi
Mengingat banyaknya keinginan harus ku urungkan
Namun yang aku harapkan
Tetes terakhir air mata ini akan selalu mendamaikan

Sendiri

Jika saatnya tiba Senja pasti akan kehilangan sinarnya Lalu kegelapan merajai Jika saatnya tiba Laut juga akan kehilangan deburnya ...