Manusia bercermin tak pandang usia
Tak pandang status sosialnya
Bercermin tak ada ilmunya
Maka semua orang bisa berlomba-lomba
Mereka bercermin tak tentu waktunya
Cermin mereka adalah social media
Kalau aku lebih suka bercermin di pagi hari
Ditemani secangkir kopi
Bercermin sembari bernyanyi
“Dasar orang kurang kerjaan, semua hal di komentari,
mulai ustad poligami sampai artis korea mati bunuh diri”
Cerminku pun mengatakan
”Kamu lebih kurang kerjaan, menghabiskan waktu untuk
berkomentar kicauan orang”
No comments:
Post a Comment