Aku sudah menunggumu di sepertiga bait WIB
(Waktu Indonesia Berpuisi)
Menanti penuh harap akan datang kantukku
Sehingga terobati lelahku
Telah hilang sadarku, datang linglungku
Namun tak lekas memejamkan penaku
Penaku yang linglung
Mencari kantuk di dalam kepala
Namun di kepalaku hanya terisi dia
(Bulshit haha.. )
Maka ku tarik mukena dan kucari kantuk dalam doa
Semoga lekas terurai tintanya, dan terpejamlah sang
pena
Selamat malam, selamat tidur puisiku
No comments:
Post a Comment